BALAM.ID, BANDAR LAMPUNG — BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komjen Pol Tomsi Tohir, mengapresiasi terhadap capaian pembangunan Pemerintah Kota Bandar Lampung saat menghadiri pembukaan Bandar Lampung Expo 2026 di Gedung Graha Mandala Alam, Jumat (17/7/2026) malam.
Dalam sambutannya, Tomsi menyebut pemerintah pusat patut berbangga karena pertumbuhan ekonomi Kota Bandar Lampung berada di atas rata-rata nasional. Selain itu, angka pengangguran juga mengalami penurunan dan pemerintah kota berhasil meraih berbagai penghargaan di bidang usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif.
“Kita patut bangga di pusat, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang naik di atas rata-rata nasional. Kemudian pengangguran berkurang, lalu ada beberapa penghargaan yang didapat Pemerintah Kota Bandar Lampung berkaitan dengan UMKM dan ekonomi kreatif,” ujar Tomsi.
Kemajuan tersebut juga dapat dirasakan langsung dari meningkatnya aktivitas wisata di Kota Bandar Lampung, terutama pada akhir pekan dan hari libur. Ia menilai ramainya kunjungan masyarakat merupakan hasil dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan peningkatan fasilitas pendukung pariwisata.
“Kalau bukan karena pemerintah daerah berupaya mengakselerasikan kebutuhan para wisatawan, tentu tidak akan seramai ini,” ungkapnya.
Tomsi mengingatkan masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah memperkuat daya saing UMKM agar semakin dikenal oleh wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah.
Sebagai contoh,potensi wisata Bandar Lampung dengan Bali. Menurutnya, keindahan pantai di Lampung tidak kalah menarik, namun perlu diperkuat dengan pengembangan wisata budaya sebagai nilai tambah.
“Pantai kita kurang lebih sama baiknya dengan Bali. Kelebihan Bali adalah wisata budayanya. Mungkin nanti Bu Eva bisa mengembangkan wisata budaya, sehingga yang dijual bukan hanya keindahan alam, tetapi juga kearifan dan budaya Lampung,” ujarnya.
Sekjen (Kemendagri) berharap Bandar Lampung mampu mengoptimalkan potensi budaya lokal sebagai daya tarik wisata baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.





