BALAM.ID, BANDAR LAMPUNG — BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong gelaran Bandar Lampung Expo 2026 dapat menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah promosi potensi ekonomi kreatif daerah. Ajang tahunan ini dinilai bukan sekadar pameran biasa, melainkan wadah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang ekonomi kreatif.
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Bandar Lampung atas konsistensinya menggelar acara yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung ini.
Mewakili Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Marindo menyoroti dampak positif gelaran ini terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai catatan, pada penyelenggaraan tahun 2025 lalu, Bandar Lampung Expo sukses mencatatkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai Rp 2,1 miliar, melampaui target yang telah ditentukan.
“Capaian tersebut menunjukkan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar ajang pameran, tetapi telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah,” ujar Marindo mewakili Gubernur Lampung.
Untuk tahun 2026 ini, Pemprov Lampung mengimbau agar seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi yang berlangsung selama expo didokumentasikan dan dicatat secara efektif, terukur, serta transparan demi menjaga akuntabilitas kegiatan.





