Langsung ke konten
Sabtu, 5 September 2026

Bandar Lampung Jadi Tuan Rumah Rakor Kopdes/Kelurahan Merah Putih se-Lampung

Penulis: 3 menit baca

BALAM.ID, BANDAR LAMPUNG — Kota Bandar Lampung menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Kementerian/Lembaga bersama pemerintah daerah dalam rangka penguatan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Lampung.

Rakor yang digelar di Gedung Semergou, Jumat (4/9/2026), dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto, serta Menteri Koperasi Ferry Julianto.

Hadir pula Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, para bupati dan wali kota, pengurus koperasi, serta kepala desa se-Provinsi Lampung.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk Bandar Lampung sebagai tuan rumah kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan kepada kami sebagai tuan rumah,” ujar Eva.

Bandar Lampung Bentuk 126 Koperasi
Eva mengatakan, Pemkot Bandar Lampung terus mendorong pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah kota.
Bandar Lampung memiliki 20 kecamatan dan 126 kelurahan. Sejalan dengan itu, pemerintah kota telah mendorong pembentukan 126 Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Pemkot Bandar Lampung juga memberikan dukungan dana awal sebesar Rp50 juta untuk masing-masing koperasi sebagai modal awal menjalankan kegiatan usaha dan pelayanan ekonomi masyarakat.

“Keberadaan koperasi diharapkan tidak hanya sebatas pembentukan kelembagaan, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Eva berharap rakor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi seluruh pihak. Dengan demikian, koperasi yang telah terbentuk dapat berkembang menjadi koperasi yang sehat, profesional, mandiri, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga koperasi dapat menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bandar Lampung serta masyarakat Lampung secara keseluruhan,” pungkasnya.

Pemerintah Minta Masyarakat Tak Terburu-buru Menilai
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto mengatakan, rakor digelar untuk memastikan komitmen pemerintah sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat memberikan masukan terkait pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, kehadiran sejumlah pejabat kementerian sebagai narasumber diharapkan membuat masyarakat memperoleh informasi langsung dari pihak yang berkompeten.
Yandri juga mengimbau masyarakat tidak terburu-buru menilai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak berhasil.

Sebab, program tersebut masih dalam tahap pelaksanaan, termasuk proses validasi, verifikasi bangunan, hingga finalisasi anggaran yang nilainya mencapai lebih dari Rp35 miliar.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun perekonomian dari desa dan dari bawah.

Melalui pengembangan potensi desa, mulai dari produksi beras, telur, cabai, kentang hingga berbagai komoditas pertanian lainnya, pemerintah berharap ekonomi masyarakat semakin kuat dan angka kemiskinan dapat ditekan.
“Pemerintah meyakini kemajuan Indonesia tidak hanya dibangun dari pusat, tetapi juga dari geliat ekonomi desa di seluruh pelosok negeri,” kata Yandri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *