Waspada DBD, Dinkes Bandarlampung Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

  • Bagikan

BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mengingatkan masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Berdasarkan data Dinkes, sekitar 60 persen atau 78 dari 126 kelurahan di Bandarlampung masih tergolong wilayah endemis Demam Berdarah Dengue.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan bahwa DBD disebabkan oleh virus dengue, yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Ia mengimbau masyarakat berperan aktif memutus rantai perkembangbiakan nyamuk, melalui Gerakan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas, yang berpotensi menjadi tempat penampungan air, serta tindakan pencegahan tambahan lainnya”, tegasnya.

Menurutnya, nyamuk Aedes aegypti biasanya berkembang biak di air jernih yang tidak bersentuhan langsung, dengan tanah, seperti ember, kaleng bekas, pot bunga, dan wadah penampung air hujan. Ketika wadah tersebut terisi air, nyamuk akan bertelur, menetas menjadi jentik, lalu berkembang menjadi nyamuk dewasa pembawa virus dengue”, ungkapnya.

Muhtadi juga menegaskan bahwa fogging massal bukanlah solusi utama untuk mencegah DBD. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik tetap hidup dan dapat berkembang biak kembali.

“Fogging hanya sebagai langkah tambahan, bukan cara utama untuk mencegah DBD. Yang paling penting adalah pemberantasan sarang nyamuk secara rutin,” tutupnya.

Dinas Kesehatan berharap masyarakat tetap waspada, terutama selama musim penghujan yang berpotensi meningkatkan populasi nyamuk. Warga diminta rutin memantau lingkungan rumah, membersihkan serta menutup wadah air, dan menjaga kebersihan sekitar agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

banner 600x330
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *