Dalam Penanganan TBC, Dinkes Maksimalkan Peran Puskesmas

  • Bagikan

BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Meski ketersediaan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) masih terbatas, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung terus memaksimalkan peran puskesmas dalam upaya penanganan tuberkulosis (TBC) di wilayah setempat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad, menjelaskan saat ini baru empat fasilitas kesehatan tingkat pertama, yang memiliki perangkat TCM bantuan dari Kementerian Kesehatan. Untuk puskesmas yang belum memiliki alat tersebut, pasien dengan gejala TBC akan dirujuk ke puskesmas lain atau rumah sakit yang telah dilengkapi fasilitas TCM guna menjalani pemeriksaan dahak.

“Setelah pasien dinyatakan positif, puskesmas akan melakukan pendampingan dan pengawasan pengobatan selama enam bulan secara rutin,” ujarnya.

Selain memastikan pengobatan berjalan sesuai standar, Dinas Kesehatan juga terus melakukan screening terhadap anggota keluarga pasien untuk memutus rantai penularan. Bagi keluarga yang tidak terinfeksi, akan diberikan Terapi Pencegahan TBC (TPT) yang dikonsumsi satu kali seminggu selama 12 minggu.

Muhtadi menegaskan bahwa seluruh layanan penanganan TBC, mulai dari pemeriksaan, rujukan, hingga pengobatan dan obat pencegahan, diberikan secara gratis kepada masyarakat”, tutupnya.

banner 600x330
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *