BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung telah menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau, mulai dari penyediaan bantuan air bersih hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan mengatakan pihaknya membuka layanan pengaduan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kebutuhan darurat selama musim kemarau. Masyarakat dapat menghubungi layanan Damkar melalui nomor telepon 0721-252741 maupun WhatsApp 0811-729-444 untuk melaporkan kebutuhan bantuan air bersih maupun kejadian kebakaran, baik kebakaran lahan maupun bangunan.
“Nomor layanan masyarakat tersebut dapat digunakan untuk permohonan bantuan air bersih maupun laporan kebakaran,” kata Anthoni, Senin (8/6/2026).
Selain itu Damkarmat juga telah menyiapkan pasokan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau. Untuk mekanisme pengajuan bantuan, masyarakat diminta berkoordinasi terlebih dahulu dengan pamong setempat. Selanjutnya laporan tersebut diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandar Lampung.
Pendistribusian air bersih kemudian akan dikoordinasikan di satu titik lokasi oleh lurah dan camat setempat agar penyaluran dapat berjalan lebih efektif”, katanya.
Dalam upaya mengantisipasi dampak kekeringan, Damkarmat juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung.Selain fokus pada penyediaan air bersih, Damkarmat Bandar Lampung juga meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang biasanya meningkat saat musim kemarau.
Anthoni mengatakan, langkah pencegahan dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat melalui pamong setempat. Warga diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan serta tidak membuang puntung rokok di area yang berpotensi memicu kebakaran.
Ia memastikan seluruh personel, peralatan, dan armada pemadam dalam kondisi siap untuk menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran selama musim kemarau.
“Kesiapan penuh baik personel, peralatan maupun unit kendaraan,” ujarnya.














