BALAM.ID, BANDAR LAMPUNG — Proyek pelebaran dan peningkatan Jalan Martadinata yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Lampung menyebabkan, sejumlah pipa air bersih milik Perumda Way Rilau mengalami kebocoran. Akibatnya, distribusi air kepada pelanggan di beberapa wilayah sempat terganggu.
Direktur Teknik Perumda Way Rilau, Dirmansyah mengatakan, kebocoran terjadi karena alat berat proyek mengenai jaringan pipa yang berada di bawah badan jalan. Hingga kini, tercatat sekitar lima hingga enam titik kebocoran.
Perumda Way Rilau terus berkoordinasi dengan Dinas PU Provinsi dan pelaksana proyek untuk mempercepat proses perbaikan. Meski sesuai SOP perbaikan pipa besar dapat memakan waktu hingga empat hari, petugas diupayakan bekerja siang dan malam agar penanganan selesai dalam satu hari jika kondisi memungkinkan”, ujar Dirmansyah saat ditemui diruang kerjanya.
Dirman menambahkan Sebagai antisipasi, Perumda Way Rilau juga menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki bagi, pelanggan yang terdampak apabila proses perbaikan berlangsung lebih lama. Selain itu, rencana pemindahan jalur pipa telah mulai dibahas bersama Pemerintah Provinsi Lampung untuk, mendukung pembangunan jalan di masa mendatang.





