Langsung ke konten
Minggu, 19 Juli 2026

Pemkot Bandar Lampung Akan Gelar Pawai budaya dan Kendaraan Hias

Penulis: 2 menit baca

BALAM.ID, BANDAR LAMPUNG — BANDAR LAMPUNG – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandarlampung ke-344 dipastikan akan menjadi luar biasa. Jalanan protokol kota siap disulap menjadi lautan warna-warni budaya Nusantara, yang berpadu dengan puluhan kendaraan hias spektakuler dalam kemegahan ajang Begawi Bandarlampung.Berlangsung, Minggu (19/7/2026), mulai pukul 13.00 WIB.

Tidak ketinggalan, parade pembuka ini akan dipimpin oleh atraksi Drumband, diikuti iring-iringan 15 pasang Muli Mekhanai, serta 20 pasang peraga pakaian adat Nusantara yang siap memukau penonton di sepanjang jalan.

Setelah dimanjakan oleh pejalan kaki di sesi pertama, bersiaplah menyambut deretan Kendaraan Hias yang mengusung tema agung “Bandarlampung Bersinar” dengan sub-tema “Pesona Budaya Lampung”. Setiap instansi dan sekolah akan berlomba-lomba mengubah kendaraan mereka menjadi karya seni berjalan. Semua peserta diwajibkan menampilkan ornamen khas Lampung. Bahkan, di atas mobil hias nanti akan ada yang menampilkan sepasang pengantin adat Lampung lengkap dengan pertunjukan alat musik tradisional yang dimainkan secara live!

Agar tidak ketinggalan momen epik ini, pastikan Anda mencatat rute dan bersiap di lokasi sejak siang hari. Untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, pawai ini dibagi menjadi dua rute yang berbeda. Rute Parade Budaya yang diikuti oleh peserta jalan kaki akan dimulai dari Tugu Adipura, melintasi Jalan A. Yani, lalu berbelok dan berakhir di Jalan MT Haryono. Rute ini sengaja dirancang tidak terlalu panjang agar peserta dan penonton tetap nyaman menikmati acara.

Sementara itu, Rute Kendaraan Hias akan mengambil jalur yang lebih panjang untuk memamerkan kemegahannya. Iring-iringan mobil hias ini akan bertolak dari Tugu Adipura menyusuri Jalan A. Yani, kemudian masuk ke Jalan Kartini. Dari sana, rombongan akan berbelok menuju Jalan Katamso, melaju menembus Jalan Radin Inten, hingga akhirnya mencapai garis finis di Jalan Tulang Bawang.

Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah, mengatakan bahwa pergelaran ini menjadi wujud nyata dari keberagaman sekaligus kemegahan kota yang berjuluk Tapis Berseri.”Acara akan digelar pada 19 Juli 2026 dan terpusat di Tugu Adipura. Kita melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari jajaran Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, kecamatan se-Bandarlampung, hingga perwakilan sekolah negeri maupun swasta,” ujar Adiansyah, Kamis (9/6/2026).

Bandarlampung akan memamerkan identitasnya sebagai kota multikultural yang hidup harmonis berdampingan. Anda akan disuguhkan keanggunan budaya Marga Telukbetung (Sai Batin), kemeriahan etnis Tionghoa, kekayaan tradisi KBSB Sumatera Barat, kesenian Cirebonan, hingga aksi mendebarkan dari Reog Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *