BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung memastikan, proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 telah selesai dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026). Hasil pemetaan akan segera diumumkan sehingga, seluruh calon peserta didik dapat mengetahui sekolah tujuan masing-masing.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, mengatakan proses pemetaan dilakukan secara cermat agar seluruh calon peserta didik memperoleh akses pendidikan di sekolah negeri yang paling sesuai.
Ia menegaskan, sesuai arahan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, seluruh sekolah negeri di Kota Bandar Lampung, baik jenjang SD maupun SMP, dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apa pun kepada peserta didik.
“Bunda Eva menegaskan bahwa sekolah negeri di Kota Bandar Lampung tidak boleh memungut biaya gedung, uang pangkal, uang komite, maupun uang SPP. Pendidikan di sekolah negeri harus dapat dinikmati masyarakat tanpa beban biaya,” ujar M. Nur Ramdhan.
Disdikbud Kota Bandar Lampung juga mengimbau kepada seluruh orang tua dan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan adanya permintaan biaya yang mengatasnamakan sekolah negeri.
Laporan tersebut dapat disampaikan langsung kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung untuk segera ditindaklanjuti.
Menurut M. Nur Ramdhan, kebijakan sekolah negeri gratis merupakan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata, berkualitas, dan bebas biaya.
“Bunda Eva ingin seluruh warga, terutama masyarakat yang kurang mampu, dapat menyekolahkan anak-anaknya dengan tenang, nyaman, dan tanpa terbebani biaya. Tidak boleh ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan hanya karena alasan ekonomi,” katanya.
Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap seluruh anak usia sekolah memperoleh hak pendidikan yang layak sehingga mampu mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah.














