BPBD Siagakan Personel 24 Jam Antisipasi Banjir Rob di Pesisir Bandarlampung

  • Bagikan

BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung menyiagakan, personel selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas peringatan dini dari BMKG Maritim terkait adanya pasang maksimal air laut akibat fenomena bulan baru sejak 21 Oktober lalu.

BMKG Maritim sebelumnya mengimbau bahwa pada periode 23–26 Oktober, enam wilayah pesisir di Provinsi Lampung, termasuk Bandarlampung, berpotensi mengalami peningkatan tinggi muka air laut. Kondisi tersebut dapat memicu banjir rob di beberapa titik yang berada dekat garis pantai.

Menindaklanjuti imbauan tersebut, Kepala BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar mengatakan, pihaknya telah mengaktifkan sistem siaga penuh. Personel disebar di sejumlah lokasi rawan dan melakukan patroli rutin, untuk memantau level ketinggian air laut.

“Kami siagakan personel 24 jam dan melakukan patroli pemantauan. Jika terjadi kenaikan signifikan dan warga membutuhkan evakuasi, kami siap melakukan respon cepat,” katanya.

Dari pihak BMKG Maritim, Forecaster Tri Wahyudi menjelaskan bahwa fenomena pasang maksimal terjadi karena fase bulan baru yang memicu peningkatan gaya tarik gravitasi bulan terhadap permukaan laut. Hal ini menyebabkan air laut naik lebih tinggi dari biasanya.

BPBD dan BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama nelayan, pedagang di kawasan pesisir, hingga warga yang beraktivitas di sekitar bibir pantai. Masyarakat diminta memperhatikan perkembangan informasi cuaca guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

banner 600x330
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *