BALAM.ID BANDAR LAMPUNG
Pemerinrah Kota Bandar Lampung menggelar pelatihan digital marketing, untuk para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) se-Kota Bandar Lampung.
Pelatihan ini diikuti oleh 100an pelaku UMKM dan koperasi merah putih, yang berjumlah 126 koperasi di gedung Semergou Bandar Lampung, Rabu (6/8/2025).
Dalam sambutannya Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, transaksi perdagangan tidak lagi bergantung pada toko fisik.Tetapi telah bergeser ke ranah digital, melalui platform media sosial, e-commerce dan berbagai kanal digital lainnya.
Hal itu, menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi pelaku UMKM dan, koperasi untuk beradaptasi agar tidak tertinggal”, katanya.
Lebih lanjut kata Eva masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki kemampuan, dan pemahaman dalam strategi pemasaran digital (digital marketing). “Oleh karena itu, Pemkot menggelar pelatihan untuk para pelaku UMKM dan koperasi agar tidak mengandalkan toko fisik, tetapi aktif di dunia digital,” ungkapnya.
Dirinya berpesan kepada pelaku UMKM untuk bersabar dalam menjalankan usaha dan telaten. “Insyallah bisa maju, namanya usaha pasang surut pasti ada, kita harus sabar,” tegasnya.
Bunda Eva mengingatkan, para pelaku UMKM terkait bantuan pinjaman tanpa bunga dengan nilai Rp25-50 juta.
“Bunganya nanti Pemkot Bandar Lampung yang bayar. Kita minta pelaku UMKM untuk tidak ragu lakukan pinjaman, kita juga bantu tempat jualan di Sukaraja dan jalan Gatot Subroto,” ujarnya.
Selain itu, Pemkot juga memberikan bantuan modal Rp100 juta untuk setiap koperasi. “Ini juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan koperasi dan UMKM,” tutupnya.














