BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, melantik 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), yang terdiri dari tenaga kesehatan tenaga teknis dan tenaga pengajar.
Dalam sambutannya, Eva Dwiana menyampaikan harapan besar agar para P3K yang baru dilantik, dapat bekerja secara profesional dan bertanggung jawab, sesuai dengan tugas masing-masing.
“Alhamdulillah, hari ini kita melantik kurang lebih 266 guru P3K. Saya berharap mereka bekerja sebaik-baiknya, karena P3K masih dalam masa pantauan dan evaluasi,” ujar Bunda Eva sapaan akrab walikota Bandar Lampung pada, Senin (28/7/2025).
Fenomena di mana beberapa P3K yang telah dilantik, sebelumnya menunjukkan penurunan kedisiplinan dan kinerja. Oleh karena itu, Dia menegaskan pentingnya komitmen dan integritas, dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Negara.
Eva Dwiana juga menyampaikan, pemerintah kota Bandar Lampung telah menyiapkan anggaran beasiswa untuk mendukung pendidikan lanjutan bagi dokter P3K.
Beasiswa jenjang S-2 akan difokuskan pada bidang-bidang spesialisasi seperti penyakit jantung, penyakit dalam, dan kandungan”, katanya.
“Dokter-dokter yang baru saja mendapatkan status P3K boleh mendaftarkan diri untuk melanjutkan pendidikan sesuai bidang keahlian masing-masing. Kita sudah siapkan anggaran untuk S-2 mereka,” jelasnya.
Budan Eva sapaan akrabnya menambahkan bahwa P3K yang baru dilantik, belum bisa langsung melanjutkan pendidikan lanjutan. Mereka harus menjalani masa kerja minimal 3–4 tahun, sebelum memenuhi syarat untuk beasiswa tersebut.
Adapun penerima beasiswa nantinya, bisa menjalankan tugasnya di rumah sakit khusus penyakit dalam di Bandar Lampung. Saat ini, pemerintah daerah masih menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Angkatan Darat, di pusat sebagai langkah awal.
“Harapan kita, rumah sakit ini nantinya bisa dikelola oleh tenaga medis asal Bandar Lampung. Kita ingin semuanya berasal dari daerah sendiri,” tambahnya.
Terkait penambahan P3K, Eva Dwiana pihaknya telah mengajukan penambahan formasi P3K sebanyak 600 orang ke pemerintah pusat. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah mengikuti tes seleksi.
“Kita berharap nama-nama yang lolos bisa segera diumumkan dan masuk ke formasi P3K,” katanya
Dengan berbagai langkah strategis ini, pemerintah daerah berharap P3K dapat menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Lampung, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan.














