Walikota Eva Dwiana melepas keberangkatan 210 jamaah umroh

  • Bagikan

BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Pelataran parkir Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung berubah menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan. Ratusan warga memadati area tersebut, menanti dengan mata berbinar dan hati bergetar.Di tengah lantunan doa dan suara takbir, Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, yang akrab disapa Bunda Eva, melepas keberangkatan 210 jamaah umrah gratis program Pemkot Bandarlampung, Minggu (2/11).

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan impian panjang yang akhirnya menjadi nyata. Air mata haru tumpah di bawah langit Bandarlampung, menandai langkah awal menuju Tanah Suci.

Ida, warga Telukbetung, sambil mengusap air matanya. Ia datang bersama keluarga yang tak henti mengabadikan momen berharga itu. Wajahnya bercahaya, antara bahagia dan tak percaya, seolah masih sulit meyakini bahwa dirinya akan segera menjadi tamu Allah di Tanah Suci.

Ida mengaku telah lama menabung, berharap suatu saat bisa berangkat umrah. Namun, siapa sangka, impiannya terwujud lewat program umrah gratis dari Pemkot Bandarlampung.“Saya doakan Bunda Eva selalu sehat dan diberi kekuatan. Semoga makin banyak warga yang bisa merasakan kebahagiaan seperti saya,” tuturnya.

Bunda Eva berdiri dengan senyum lembut dan mata berkaca-kaca. Ia memandangi jamaah satu per satu, seolah ikut merasakan kebahagiaan mereka. Dalam sambutannya, ia berpesan agar para jamaah menjaga kesehatan, saling membantu, serta tak lupa mendoakan agar Bandarlampung senantiasa aman, damai, dan diberkahi rezeki yang melimpah.

“Doakan kota kita, doakan keluarga besar kita semua. Insyaallah, Januari 2026 nanti kita akan berangkatkan lagi 500 jamaah umrah gratis,” katanya.

Suasana pun berubah semakin haru Seorang ibu menutup wajahnya sambil menangis bahagia, Beberapa jamaah lain saling berpelukan, mengucap syukur dan terima kasih atas kesempatan yang mungkin hanya datang sekali seumur hidup. Momen itu tak sekadar seremoni pelepasan, melainkan simbol kasih dan kepedulian seorang pemimpin terhadap rakyatnya. Banyak warga yang hadir mengaku bangga dan bersyukur menjadi bagian dari Kota Bandarlampung — kota yang dipimpin oleh sosok yang hangat dan peduli seperti Bunda Eva.

Ketika bus-bus mulai berjalan perlahan meninggalkan halaman Pemkot, tangan-tangan melambai di udara, diiringi suara lantunan “Labbaikallahumma labbaik” yang menggema menggetarkan hati. Dari kejauhan, Bunda Eva tetap berdiri tegak, melambaikan tangan sambil berdoa dengan senyum yang tulus.

banner 600x330
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *