BALAM.ID – BANDAR LAMPUNG
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Bandar Lampung memperlihatkan kondisi yang kontras antara sekolah negeri.
SMP Negeri 19 Bandar Lampung, MPLS berlangsung dengan mengusung konsep ramah anak dan berbasis, penguatan karakter melalui program Lentera 19. Selama kegiatan, peserta didik baru diperkenalkan pada pendidikan karakter, literasi digital, mitigasi bencana, budaya peduli lingkungan, kesehatan remaja, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.
Program tersebut diharapkan mampu membantu siswa beradaptasi, dengan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak awal masa pendidikan.
Berbeda dengan SMP Negeri 19, SD Negeri 1 Gedung Meneng memulai tahun ajaran baru, dengan jumlah peserta didik baru yang sangat minim. Sekolah tersebut hanya menerima dua siswi kelas satu, sehingga total siswa yang belajar di sekolah itu kini sekitar 40 orang. Selain jumlah siswa yang sedikit, kondisi bangunan sekolah juga dinilai memerlukan perhatian agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan aman.
Meski demikian, para orang tua tetap mempercayakan pendidikan anak mereka di SD Negeri 1 Gedung Meneng. Mereka berharap kualitas layanan pendidikan terus meningkat sehingga jumlah peserta didik baru dapat bertambah pada tahun-tahun mendatang.
Kondisi ini menjadi perhatian bagi Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pemerataan jumlah peserta didik, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan kualitas sekolah negeri dinilai perlu terus dilakukan agar tidak terjadi kesenjangan antar sekolah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.














